Jumat, 20 Mei 2011

wawancara SSS :D

Laporan Hasil Wawancara

Topik : Cinta VS Belajar
Spesifikasi : Pengaruh Cinta Remaja pada Kegiatan Belajarnya
Narasumber : Tryana Permanasari
Pewawancara : Rina Damayanti

Hasil Wawancara
Cinta merupakan anugerah dari Sang Pencipta kepada setiap umat-Nya. Presepsi cinta bagi setiap orang tentulah berbeda, berikut menurut pendapat Tryana, “Cinta adalah sesuatu yang abstrak, sulit untuk dideskripsikan dengan kata-kata. Namun cinta identik dengan mengagumi dan menyayangi. Penuh dengan ketulusan.” Realita remaja jaman sekarang yang sudah tidak aneh lagi dengan yang namanya cinta, membuat sebagian orang tua merasa gerah. Beliau-beliau yang lebih sepuh merasa takut jika anak-anaknya terjerumus kepada akibat cinta yang negative yang dapat merenggut masa depan sekaligus menghapuskan tanggung jawab mereka untuk belajar. Untuk saya pribadi cinta dan belajar itu bisa berjalan seimbang, asalkan kita sendiri tahu aturan dan menyadari akan kewajiban dan tanggung jawab yang dibebankan. Mengapa kita perlu mengenal cinta di saat remaja? Cinta itu bukan sesuatu yang salah, apalagi mengenalnya di saat remaja. Masa-masa seorang individu siap untuk menjadi lebih dewasa, dengan adanya cinta, kita lebih percaya terhadap realita. Seorang remaja tanpa cinta terhadap lawan jenisnya dirasa belum kumplit. Tetapi, mengingat kewajiban kita sebagai pelajar, ya harus belajar. Jadi antara cinta dan belajar berjalan seiringan. Jadikanlah cinta sebagai sumber motivasi belajar. Karena cinta itu bisa membuat seseorang menjadi super. Jangan menjadikan cinta sebagai sesuatu yang rumit, yang membuat kita menjadi pribadi yang malas.

1 komentar: